Selasa, 19 Oktober 2021

Kebutuhan Data Spesifik Makin Mendesak, Temukan di Datapedia

 

Datapedia marketplace (jual-beli data) merupakan salah satu fitur unggulan dari duniaindustri.com yang dapat menghubungkan korporasi ataupun perseorangan (user) yang membutuhkan data, database, ulasan, laporan, analisis, riset, bahkan dokumen penting dengan siapa pun yang memiliki data bernilai. Data dalam fitur ini dapat beragam mulai dari data marketing, data produksi, data penjualan, tren pasar, pangsa pasar, ekspor-impor, utilisasi, hingga kontak perusahaan (foreign buyers), hingga dokumen berharga, dan lainnya.



Data, analisis, riset tersebut dapat terkait seluruh sektor industri di Indonesia, dari industri keuangan seperti perbankan, multifinance, asuransi, reksadana, pasar modal, industri infrastruktur dan konstruksi, industri transportasi darat-udara-laut, industri pertanian (beras, jagung, gandum, sagu, dan lainnya), industri perkebunan (kelapa sawit, teh, kopi, kakao, tebu, tembakau, karet, dan lainnya), industri kehutanan, industri manufaktur (agro, tekstil, baja, petrokimia, makanan dan minuman, rokok, barang konsumsi, otomotif, elektronik, alas kaki, alat berat, perkapalan, pulp dan kertas, dan lainnya), industri ritel dan perdagangan, industri pertahanan, industri maritim, kelautan, dan perikanan, industri teknologi dan informasi, industri pariwisata, industri perhotelan, industri properti, industri sumber daya mineral (batubara, nikel, timah, emas, bauksit, uranium, dan lainnya), serta sektor industri lainnya.

Listing Datapedia Marketplace

Pemilik data:

1. Yuliab memiliki data produksi dan direktori industri tekstil (hulu-antara-hilir) terbaru, harga yang ditawarkan negotiable.

2. Eka memiliki data ekspansi pemain baru di industri semen, harga yang ditawarkan Rp 300.000,- (nego)

3. Mr x memiliki data breakdown ekspor, info lengkap eksportir, voume dan harga, per HS number update per bulan

4. Ms Y punya database distributor grosir minuman se-Jawa-Bali, lengkap dengan nomor handphone dan alamat dari sumber database internal. Harga yang ditawarkan Rp 5 juta.

5. Ms EA memiliki database eksportir-importir berbagai komoditas, lengkap dengan nama buyers, shipping, pelabuhan, dan volume ekspor/impor per entitas usaha. Harga yang ditawarkan call us.

6. Mr BS memiliki database direktori perusahaan di 35 sektor yang berguna untuk marketing perusahaan. Harga yang ditawarkan call us.

7. Mr AD memiliki database direktori perusahaan eksportir dan importir sekitar 10.000, disertai rekam jejak ekspor dan impor dalam dua tahun terakhir per komoditas dan per negara tujuan.

User:

1. Rona, pegawai perusahaan di Jakarta, membutuhkan data penjualan rokok, nama dan kapasitas perusahaan rokok di Indonesia, bujet yang disediakan Rp 250.000,- (nego)

2. Bapak Adhie butuh data distributor inverter seluruh Indonesia, dana yang disediakan negotiable

3. Bapak Sam butuh outlook industri otomotif 2016, dana yang disediakan negotiable.

4. Asdianor butuh harga pasaran rotan di Indonesia.

5. Wendi Asmorojati mencari data yang berkaitan dengan pengaruh waktu penyampaian laporan keuangan dan keputusan keuangan perusahaan terhadap kinerja perusahaan yang go public di BEI.

6. Bapak Donny butuh data terkait industri PVC (petrokimia hilir) di Indonesia.

7. Bapak B butuh data sebagai berikut: A. Data Statistik Biaya Logistik Indonesia dari tahun 1990 sampai 2015 yang terinci dengan komponen biaya berikut: 1) Biaya Transportasi, 2) Biaya Pergudangan, 3) Biaya Administrasi. B. Data Statistik Trafik Peti Kemas (Ekspor dan Impor) Pelabuhan Indonesia dari tahun 1990 sampai 2015.

8. Bapak x butuh data penjualan elektronik dan ponsel per tipe per periode 2014-2016, secara nasional dan per wilayah, serta data distributor elektronik dan smartphone di Indonesia.

9. Bapak T butuh data spesifik: suku bunga kredit, NPL perusahaan, Booking/penjualan by unit & nominal

perbulan dari th 2011 – juni 2017 untuk:

1. Kredit mobil BCA

2. Kredit mobil Bank Mandiri

3. Kredit mobil Mandiri Tunas Finance

4. Kredit mobil BCA Finance

10. Ibu N sedang mencari data pemain terbesar baik produsen, importir dan distributor Infant Formula Baby dan Growing up Milk periode 2016-2017 beserta merek-merek dagangnya. Serta data merek-merek produk tersebut yang paling laku di pasar Indonesia.

11. Bapak RC butuh data untuk statistik impor produk plastik dan market share perusahaan produsen plastik.

12. Julian butuh data penjualan dan produksi mackaroni snack dan kerupuk.

13. Reynildaputri butuh data sektor industri di provinsi jawa timur, meliputi jumlah industri, penyerapan tenaga kerja, nilai produksi menurut kab/kota.

14. Bapak Yudi butuh data penjualan alat berat per merek per segmen, per bulan, per kuartal, dan per tahun periode 2017-2018

15. Mr RS butuh laporan keuangan full audited market leader elektronik non tbk periode 2013-2017. Budjet sekitar Rp 10 juta.

16. Mr jp butuh forecast pertumbuhan pasar industri cat hingga 2025.

17. Bapak TR butuh data penjualan alat berat per merek, per perusahaan di seluruh Indonesia, terkait produksi riil dan pangsa pasar, serta forecast hingga 2020.

18. Bapak Ricky

Data konsumen kafe dan resto, dari gender, profesi, umur, tingkat ekonomi, preferensi menu, average spending, preferensi resto based on occasion, frekuensi kunjungan, brand preference dan data lainnya. Untuk wilayah Bandung serta Pulau Jawa, dan nasional.

19. Ibu Rahmi

Data Market Share Mie Sedaap & Market Size Mie Instant di Indonesia?

20. Bapak Sam

Data mengenai pertumbuhan dan konsumsi pasar semen di wilayah Bogor?

21. Tenri

Saya membutuhkan data laporan keuangan tahunan 5 tahun (tahun 2013, 2014, 2015, 2016, 2017) untuk seluruh bank konvensional maupun syariah di Indonesia.

22. TuanAnh Nguyen butuh Indonesia import data by HS code for HS 851712 and 851770.

23. Bapak AA butuh data market share tinta inkjet dan laserjet, tinta original vs non original, toner original vs no original.

24. Ibu MS butuh data lengkap penjualan TELEVISI dari seluruh PERUSAHAAN/INDUSTRI ELEKTRONIK yang ada di indonesia setiap tahun nya?

25. Bapak RS butuh copy IUP untuk PT. INDONESIAN CCI Reg. Number. —/IUP-OP.P/3317.5.44.11 TAHUN 2015 Tahapan Pelaksanaan: Operasi Produksi, Produksi: Gamping, Lokasi: Ds.Tahunan Kec. Sale Kab. Rembang REMBANG.

26. Ibu Diana AM butuh data tentang pasar jarum suntik di Indonesia, market share dan profil pemainnya.

27. Bapak Agus butuh tren pasar rokok, saluran distribusi rokok, trend harga jual, serta preferensi merek yang paling diminati konsumen.

28. Bapak x butuh makro analisis bisnis beton dan EPC di Indonesia termasuk forecasting sales dan laba 2019.

29. Ibu RY butuh data total nilai penjualan sektor pertambangan, sektor manufaktur, dan sektor infrastruktur & transportasi, serta breakdown per perusahaan.

30. Bapak Arya butuh data pangsa pasar dan data penjualan es krim di Indonesia.

31. Bapak AR butuh data populasi toko penjualan elektronik home appliance (televisi, AC, kulkas) di Jakarta per kotamadya.

32. Bapak CHR butuh database purchasing industri beserta contac person dan emailnya.

34. Ibu AYU butuh data marketshare dan market size lipstik di Indonesia tahun 2017 dan 2018.

35. Ibu Reza Aprinia butuh data Market Share dan Market Size kategori Skincare produk Sheet Mask tahun 2018-2019.

36. Bapak Ali M butuh data distribusi penjualan mobil per-provinsi dan per-category tahun 2017 dan 2018.

37. Bapak HH butuh riset mengenai pasar keju di Indonesia, khusus untuk jenis natural cheese.

38. Bapak DR butuh data market share dan market size perusahaan startup teknologi finansial (tekfin) atau fintech lending, serta strategi marketingnya.

39. Bapak Wisnu DC butuh data market size dan market share produsen serta merek teratas cokelat olahan di Indonesia serta strategi marketingnya.

40. Bapak Fakhri butuh data market share radio periode 2017 dan 2018, serta pertumbuhan market size iklan radio di Indonesia.

41. Bapak PRG butuh market observation dan market investigation serta survei lapangan terkait persaingan pangsa pasar merek semen di salah satu provinsi di Pulau Jawa.

42. Ibu Hanna butuh survei lapangan tentang tren penjualan otomotif roda dua dan roda empat serta tren perilaku konsumen dalam membeli otomotif di Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.

43. Ibu TD butuh tiga data spesifik yakni a) Data importir ban di Indonesia, nama perusahaan, jenis ukuran yang diimpor dan kuantity ban import per tahun; b) Data produsen ban di Indonesia, nama perusahaan, jenis ukuran ban yang diproduksi, kuantity produksi per tahun; c) Data ekspor ban oleh perusahaan ban di indonesia, jenis ukuran ban dan kuantity per tahun.

44. Bapak WT butuh Consumer data statistic in hair products overall in Indonesia, brand analisis, and market outlook 2020-2024.

45. Ibu Radina butuh membutuhkan data caprolactam untuk tugas akhir saya, kira-kira saya bisa mendapatkan data kebutuhan caprolactam di asia tenggara secara spesifik tidak ya? Seperti di malaysia, brunei dan negara tetangga lainnya.

46. Bapak Mx butuh data produksi industri manufaktur per bulan dan per daerah di Indonesia.

47. Ibu YF butuh data 30 perusahaan farmasi dengan market share tertinggi di Indonesia.

48. Bapak WT butuh data riset untuk produk perawatan rambut (hair products), survei harga di pasar, rata-rata belanja konsumen, brand analysis, SWOT analysis.

49. Bapak DM butuh market investigation balance sheet salah satu produsen serat sintetis di Purwakarta.

50. Bapak mch butuh survei harga jual baja ringan di sejumlah lokasi utama pasar di Pulau Jawa dan competitor intelligence sejumlah pesaing.

51. Bapak TH butuh data market share seluruh brand minyak goreng per provinsi di Indonesia.

52. Ibu FR butuh data penjualan motor per kota, per provinsi di Indonesia serta market outlook ke depan.

53. Bapak Hr butuh data potential foreign buyers untuk komoditas Produk Pinang, Kopi, Virgin Coconut Pil, Copra, Essential Oil, dan Tropical Fruits.

54. Bapak AAN butuh data market analisis bata ringan, semen mortar, dan precast panel.

55. Bapak WN butuh data spesifik dan riset pasar oli pelumas untuk pabrik/industri non otomotif di Indonesia beserta rekam jejak pertumbuhannya.

56. Bapak WL butuh data pertumbuhan pasar beton pracetak per kategori yang lebih detail untuk menggambarkan kondisi pasar secara riil.

57. Bapak HB butuh direktori buyers asing untuk sejumlah komoditas ekspor utama, yakni minyak kelapa, aneka buah, kopi, dan komoditas lain.

58. Bapak TS butuh data pangsa pasar dan pemain utama bathching plant di Indonesia.

59. Bapak UG butuh data pangsa pasar minyak goreng sejumlah market leader di seluruh provinsi di Indonesia.

60. Bapak DY butuh Saat ini perusahaan kami sedang membutuhkan data market dari penjualan Alat Kesehatan di Indonesia. Untuk menunjang penjualan kami, kami membutuhkan data yaitu, data penjualan alkes 2018-2024. kami bagi menjadi 2 periode yaitu 2018-2019 untuk melihat trend sebelum covid 19 dan 2020-2024 untuk melihat trend alkes pasca covid.

61. Bapak RHM butuh data persaingan di Industri Minyak goreng dalam kemasan, saya membutuhkan data terkait market share khususnya 5 tahun terakhir pada 5 atau 10 besar perusahaan terkait.

62. Bapak SND butuh data pangsa pasar mayonese teraktual periode 2018-2020.

63. Ibu ANS butuh data impor untuk 10 komoditas dengan keterangan informasi spesifik terkait volume impor, no HS, nilai, mata uang, pertumbuhan per tahun, dan lainnya

64. Bapak MYN butuh data susu pertumbuhan, susu anak-anak, susu dewasa, sampai susu diet per kategori per merek periode 2018-2020.

65. Bapak AWN butuh kajian limbah medis rumah sakit di daerah Jabodetabek, mencakup volume limbah RS, pengelola limbah, dan lainnya.

66. Bapak ASY butuh riset terkait prospek bisnis umroh dan travel pasca Covid-19.

67. Bapak AW butuh riset pangsa pasar mesin boat tempel, oli mesin kapal, busi kapal, dan komponen kapal laut, dan lainnya.

68. Ibu INR butuh data riset pertumbuhan dan pangsa pasar bumbu instan dan bumbu masak per daerah per merek periode terbaru.

69. Bapakn Ivn butuh data market share sepeda motor untuk 4 market leader periode 2010-2021 per provinsi.

70. Bapak HS butuh market research susu olahan untuk bakery, ice cream, confectionery, dairy periode 5 tahun terakhir.

71. Bapak AG butuh market research terkait energi terbarukan mencakup (Status terkait market energy production, supply, dan demand (terkait energi terbarukan seperti energi matahari (solar power), energi angin (wind power), dan energi hijau baru (new green), energy demand management (energy solution, energy trading, energy storage, etc.) Selain itu, informasi market share dan persentase dari supply dan demand untuk energi hijau (new green energy) energi matahari (solar power), energi angin (wind power) di Indonesia untuk tahun ini dan tahun depan (Tolong dibuat persentase untuk masing-masing energi). Berapa banyak spend dalam watt energi angin dan energi matahari (solar)? Area mana di Indonesia yang memiliki demand untuk energy production dan supply (Misal jika untuk pabrik dan perusahaan, berapa persentase & demand dan berada di lokasi mana saja). Rencana Pemerintah Indonesia untuk mendapatkan energi matahari, energi angin, dan energi hijau baru (New Green). Lacak 5 perusahaan terbesar yang mensuplai kebutuhan energi matahari, energi angin, dan energi hijau baru di Indonesia (alamat, website, kontak PIC, dll). Kebijakan energi dan rencana supply demand listrik (setelah Corona, yang dipublikasikan terakhir) kondisi untuk pendatang baru (sertifikasi, regulasi, kebijakan terkait), strategi masuk ke Indonesia bagi kompetitor, dan strategi terhubung dengan pembeli.

Kamis, 14 Oktober 2021

Mengantisipasi Peluang Pertumbuhan di 2022, Tahun Pemulihan

 

Duniaindustri.com (Oktober 2021) – Berbagai sentimen positif yang terus bergulir di kuartal IV 2021 akan menjadi modal utama untuk menyusun strategi pertumbuhan tinggi di 2022. Namun, jangan salah, dukungan data, riset, survei, dan market intelligence sangat dibutuhkan untuk memperkuat strategi di 2022.

Terlebih lagi untuk big data dengan volume besar yang sangat spesifik dan membutuhkan effort khusus. Adanya data khusus itu dapat melengkapi rantai pasok serta marketing outlook korporasi dalam memecahkan database tersulit, tanpa adanya dukungan pihak ketiga.

Menyadari hal itu Duniaindustri.com sebagai salah satu startup big data dan market research terus mendukung geliat iklim bisnis dengan menyajikan digital database terbaru. Selain itu, duniaindustri.com juga menggelar promo diskon setiap bulan untuk memudahkan user. Hingga awal Oktober 2021, Duniaindustri.com telah mengoleksi 239 hasil data riset per sektor yang mencakup potensi pertumbuhan pasar, persaingan market leader, peluang channel distribusi, dan brand analysis.

Mulai akhir 2019, tim Duniaindustri.com memperluas cakupan metodologi dan teknik pengumpulan, penelusuran, dan pengolahan data, analisis, kajian independen, serta riset data spesifik dengan 12 komponen utama, yakni:

1. Survei lapangan
2. Kuesioner
3. Market comprehensive database (regulatory source)
4. Market intelligence database (leading player data)
5. Historical database
6. Factory observation
7. Market investigation
8. Time frame monitoring data
9. Probability and sensitivity market forecast
10. Third party data compilation (networking database)
11. Literature colaboration
12. Big data processor

[caption id="attachment_9797" align="alignnone" width="353"]metodologi big data duniaindustri.com metodologi big data duniaindustri.com[/caption]

Pada 2020, Duniaindustri.com sebagai startup big data dan market research mempeluas coverage sumber dengan berbasis database ekspor impor (exim) yang menjangkau 10.826 pos tarif produk HS code dan 19.791 direktori perusahaan customize. Diharapkan kolaborasi sumber tersebut ditambah metode survei dan kuesioner dapat menjadi referensi andalan bagi riset pasar di Indonesia.

Ke-239 data riset dalam bentuk digital itu diharapkan menjadi preferensi utama pelaku bisnis di negeri ini. Ke-239 data riset itu antara lain:

Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi)
Riset Data Pemetaan Pasar 7 Market Leader Petrokimia Hulu (Market Demand Produk Petrokimia Hulu 2015-2030)
Kajian Peluang Pertumbuhan Channel Distribusi Produk Farmasi dan Alat Kesehatan 2019-2024 (Momentum Saat Pandemi Melandai)
Riset Data Pertumbuhan Pasar Vitamin dan Suplemen 2016-2024 (Kompetisi Pasar Brand Vitamin)
Kajian Trend Pertumbuhan Industri Biskuit 2012-2025 (Peta Persaingan Kapasitas 15 Produsen Terbesar)
Data Komprehensif Trend Konsumsi Rumput Laut (Seaweed) 2015-2024 (Database 35 Industri Pengolah)
Data Eksklusif Pertumbuhan Pasar Deterjen 2010-2022 (Trend Bahan Baku dan Profil Market Leader)
Riset Data Spesifik Trend Pasar Industri Oli Pelumas 2014-2024 (Trend Pangsa Pasar & Market Leader)
Riset Data Pertumbuhan Pasar 22 Produk Petrokimia 2015-2025 (Trend Kapasitas Lokal & Market Leader)
Market Outlook Frozen Food 2013-2024 (Pertumbuhan Demand dan Segmentasi Produk)
Database Direktori 635 Perusahaan Minyak Bumi, Gas, Energi, dan Pertambangan (Update 2021)
Data Trend Harga HRC dan CRC Periode 2016-2021 (Komparasi Harga di China dan Indonesia)
Database Direktori 393 Perusahaan Transportasi dan Telekomunikasi di Indonesia
Database Eksportir dan Buyers Asing Tujuan Ekspor Tembakau (Trend Produksi Rokok 2005-2022)
Market Outlook Pertumbuhan Pasar Semen dan Beton 2017-2022 (Trend Pasar Semasa Pandemi Covid-19)
Database Direktori 231 Perusahaan Hotel, Restoran, dan Café di Indonesia
Database Direktori Distributor Bahan Bangunan di Pulau Jawa (Market Outlook Bahan Bangunan 2015-2024)
Database Direktori Distributor Makanan Minuman di Pulau Jawa-Bali (Market Outlook Consumer Goods 2013-2024)
Riset Data Spesifik Industri Sepeda Bicycle 2016-2024 (Market Growth Segmentation & Market Leader Database)
Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian di Indonesia
Database Direktori Spesifik 215 Perusahaan Industri di Jawa Timur (Direktori Khusus Per Daerah)
Kajian Pertumbuhan Segmen Pasar Farmasi dan Alat Kesehatan 2016-2024 (Strategi Industri Farmasi 2021)
Market Trend 5 Sektor Penyerap CPO Terbesar 2007-2022 (Database Direktori PIC Perusahaan Pengolah Sawit)

Selengkapnya, lihat di sini (indeks data industri by duniaindustri.com)

Jumat, 08 Oktober 2021

Strategi Baru Pecahkan Database Tersulit

 

Duniaindustri.com (Oktober 2021) – Berbagai sentimen positif yang terus bergulir di kuartal IV 2021 akan menjadi modal utama untuk menyusun strategi pertumbuhan tinggi di 2022. Namun, jangan salah, dukungan data, riset, survei, dan market intelligence sangat dibutuhkan untuk memperkuat strategi di 2022.

Terlebih lagi untuk big data dengan volume besar yang sangat spesifik dan membutuhkan effort khusus. Adanya data khusus itu dapat melengkapi rantai pasok serta marketing outlook korporasi dalam memecahkan database tersulit, tanpa adanya dukungan pihak ketiga.

Menyadari hal itu Duniaindustri.com sebagai salah satu startup big data dan market research terus mendukung geliat iklim bisnis dengan menyajikan digital database terbaru. Selain itu, duniaindustri.com juga menggelar promo diskon setiap bulan untuk memudahkan user. Hingga awal Oktober 2021, Duniaindustri.com telah mengoleksi 239 hasil data riset per sektor yang mencakup potensi pertumbuhan pasar, persaingan market leader, peluang channel distribusi, dan brand analysis.

Mulai akhir 2019, tim Duniaindustri.com memperluas cakupan metodologi dan teknik pengumpulan, penelusuran, dan pengolahan data, analisis, kajian independen, serta riset data spesifik dengan 12 komponen utama, yakni:

1. Survei lapangan
2. Kuesioner
3. Market comprehensive database (regulatory source)
4. Market intelligence database (leading player data)
5. Historical database
6. Factory observation
7. Market investigation
8. Time frame monitoring data
9. Probability and sensitivity market forecast
10. Third party data compilation (networking database)
11. Literature colaboration
12. Big data processor

[caption id="attachment_9797" align="alignnone" width="353"]metodologi big data duniaindustri.com metodologi big data duniaindustri.com[/caption]

Pada 2020, Duniaindustri.com sebagai startup big data dan market research mempeluas coverage sumber dengan berbasis database ekspor impor (exim) yang menjangkau 10.826 pos tarif produk HS code dan 19.791 direktori perusahaan customize. Diharapkan kolaborasi sumber tersebut ditambah metode survei dan kuesioner dapat menjadi referensi andalan bagi riset pasar di Indonesia.

Ke-239 data riset dalam bentuk digital itu diharapkan menjadi preferensi utama pelaku bisnis di negeri ini. Ke-239 data riset itu antara lain:

Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi)
Riset Data Pemetaan Pasar 7 Market Leader Petrokimia Hulu (Market Demand Produk Petrokimia Hulu 2015-2030)
Kajian Peluang Pertumbuhan Channel Distribusi Produk Farmasi dan Alat Kesehatan 2019-2024 (Momentum Saat Pandemi Melandai)
Riset Data Pertumbuhan Pasar Vitamin dan Suplemen 2016-2024 (Kompetisi Pasar Brand Vitamin)
Kajian Trend Pertumbuhan Industri Biskuit 2012-2025 (Peta Persaingan Kapasitas 15 Produsen Terbesar)
Data Komprehensif Trend Konsumsi Rumput Laut (Seaweed) 2015-2024 (Database 35 Industri Pengolah)
Data Eksklusif Pertumbuhan Pasar Deterjen 2010-2022 (Trend Bahan Baku dan Profil Market Leader)
Riset Data Spesifik Trend Pasar Industri Oli Pelumas 2014-2024 (Trend Pangsa Pasar & Market Leader)
Riset Data Pertumbuhan Pasar 22 Produk Petrokimia 2015-2025 (Trend Kapasitas Lokal & Market Leader)
Market Outlook Frozen Food 2013-2024 (Pertumbuhan Demand dan Segmentasi Produk)
Database Direktori 635 Perusahaan Minyak Bumi, Gas, Energi, dan Pertambangan (Update 2021)
Data Trend Harga HRC dan CRC Periode 2016-2021 (Komparasi Harga di China dan Indonesia)
Database Direktori 393 Perusahaan Transportasi dan Telekomunikasi di Indonesia
Database Eksportir dan Buyers Asing Tujuan Ekspor Tembakau (Trend Produksi Rokok 2005-2022)
Market Outlook Pertumbuhan Pasar Semen dan Beton 2017-2022 (Trend Pasar Semasa Pandemi Covid-19)
Database Direktori 231 Perusahaan Hotel, Restoran, dan Café di Indonesia
Database Direktori Distributor Bahan Bangunan di Pulau Jawa (Market Outlook Bahan Bangunan 2015-2024)
Database Direktori Distributor Makanan Minuman di Pulau Jawa-Bali (Market Outlook Consumer Goods 2013-2024)
Riset Data Spesifik Industri Sepeda Bicycle 2016-2024 (Market Growth Segmentation & Market Leader Database)
Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian di Indonesia
Database Direktori Spesifik 215 Perusahaan Industri di Jawa Timur (Direktori Khusus Per Daerah)
Kajian Pertumbuhan Segmen Pasar Farmasi dan Alat Kesehatan 2016-2024 (Strategi Industri Farmasi 2021)
Market Trend 5 Sektor Penyerap CPO Terbesar 2007-2022 (Database Direktori PIC Perusahaan Pengolah Sawit)

Selengkapnya, lihat di sini (indeks data industri by duniaindustri.com)

Selasa, 05 Oktober 2021

Grup Djarum dan GoTo Masuk ke Sektor Ritel Modern

 

 Duniaindustri.com (Oktober 2021) – Di era pandemi, sektor ritel modern di Indonesia ikut mengalami perubahan strategi bisnis secara dramatis. Strategi itu antara lain menggandeng mitra baru untuk mempertahankan keberlangsungan bisnis.



Dua perusahaan ritel modern skala besar itu mengalami perubahan akibat efek pandemi. Ranch Market memiliki pemegang saham baru yakni entitas Grup Djarum, sementara Hypermart memperkuat permodalan dengan menggandeng GoTo Group.

Kabar terbaru di sektor ritel, PT Multipolar Tbk (MLPL) bersama GoTo Group akan menambah modal PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) untuk pengembangan Hypermart. Penambahan modal melalui penerbitan saham baru ini diharapkan selesai di Kuartal IV-2021.

"Kami gembira bahwa perseroan melakukan peningkatan modal dan bersiap untuk mengeksekusi rencana-rencana kami sambil terus berinovasi bagi konsumen Indonesia," kata CEO MPPA, Elliot Dickson dalam siaran pers MPPA yang dipublikasi Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Selasa (5/10).

Dia menyebutkan, MLPL dan GoTo Group akan berpartisipasi dalam peningkatan modal MPPA. MLPL sebagai induk dari MPPA yang memiliki bisnis ritel, merupakan investor strategis yang ada pada titik temu sektor digital dan konsumen.

Sejauh ini, menurut Elliot, Hypermart memiliki lebih dari 200 gerai di 72 kota, dengan platform logistik dan distribusi. Berdasarkan riset Nielsen, pangsa pasar Hypermart mencapai 25 persen untuk kategori supermarket dan hipermarket.

Lebih lanjut Elliot menegaskan, rencana peningkatan modal ini untuk mendorong pertumbuhan pangsa pasar dan berinvestasi pada strategi omnichannel. Dia mengaku, Hypermart sukses menangkap peluang kenaikan pola berbelanja e-grocery di masa pandemi Covid-19, dengan penjualan online meningkat lebih dari empat kali lipat dibanding setahun lalu.

"Keberhasilan peningkatan modal Hypermart akan menyediakan dana bagi perseroan untuk bertumbuh, mengeksekusi strategi ritel omnichannel-nya dan memperkuat neraca keuangan. Peningkatan modal ini dalam bentuk penerbitan saham baru yang dijadwalkan selesai pada Kuartal IV-2021".

Sebelumnya, Grup Djarum melalui PT Global Digital Niaga (Blibli.com) menjadi pengendali baru PT Supra Boga Lestari Tbk (RANC), setelah mengakuisisi 51% saham emiten yang mengoperasikan supermarket Ranch Market, Farmers Market, the Gourmet by Ranch Market dan Day2Day by Farmers Market tersebut. Blibli membeli 51% saham Supra Boga dari tujuh entitas pemegang saham, yakni PT Wijaya Sumber Sejahtera, PT Prima Rasa Inti, PT Gunaprima Karyaperkasa, PT Ekaputri Mandiri, Kusumodjojo, Suhamo Kusumodjojo, dan Harman Siswanto.

“Tujuan rencana pengambilalihan adalah untuk pengembangan usaha dan perluasan ekosistem perseroan sebagai salah satu perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia,” tulis manajemen dalam keterangan resminya, Kamis (16/9/2021).

Perkiraan jumlah saham yang akan diambil alih sebanyak 797.888.628 saham yang mewakili 51% dari total modal ditempatkan dan modal disetor Supra Boga yang dimiliki oleh para penjual, di mana transaksi tersebut akan mengakibatkan perubahan pengendalian atas Supra Boga Lestari. Perjanjian Pengikatan Pembelian Saham (PPPS) antara Global Digital Niaga dengan para penjual telah berlangsung pada 15 September 2021.

“Jika akuisisi telah rampung, Blibli juga akan melaksanakan penawaran tender atas sisa saham dalam RANC yang wajib dilakukan sesuai dengan ketentuan dalam POJK 9/2018,” tulis manajemen.

Sementara itu, belum ada nilai kesepakatan dana yang diungkapkan dalam pernyataan itu. Adapun, 51% saham bernilai sekitar Rp 1,83 triliun, berdasarkan harga terakhir saham RANC yang diperdagangkan Rp 2.300 per saham pada penutupan perdagangan bursa hari Jumat (17/9).

Di sisi lain, santer berembus isu bahwa Blibli.com akan melakukan initial public offering (IPO) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal tahun 2022 mendatang. Menurut isu yang berkembang, Blibli.com akan mengambil langkah IPO dengan bekerja sama bersama Credit Suisse Group AG dan Morgan Stanley untuk menjajaki kemungkinan penjualan saham pertama kali. Blibli adalah produk pertama PT Global Digital Niaga yang merupakan anak perusahaan Djarum di bidang digital. Blibli bekerja sama dengan penyedia jasa teknologi, mitra logistik, perbankan serta mitra dagang dengan standar tertentu untuk menciptakan sistem back-end yang bisa memenuhi kebutuhan pengguna Blibli. Aksi korporasi ini juga didukung oleh GDP Venture, cabang modal ventura Grup Djarum.

Perusahaan e-commerce ini berdiri pada tahun 2011 dengan ekosistem teknologi dan bisnis menyeluruh yang mencakup B2C, B2B, B2B2C, dan B2G. Blibli sebagai mal online menawarkan berbagai macam produk yang terbagi dalam 20 kategori, mulai dari kebutuhan primer, elektronik, hingga keperluan gaya hidup lainnya, dan didukung oleh lebih dari 100.000 mitra usaha. Dalam memastikan distribusi barang yang cepat ke seluruh Indonesia, Blibli memiliki 20 gudang barang dan 32 hub yang berlokasi di kota-kota besar di Indonesia serta didukung armada pengiriman yang dimiliki, BES, dan juga bekerjasama dengan 27 mitra logistik.(*/berbagai sumber/tim redaksi 09/Safarudin/Indra)

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 239 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 239 database, klik di sini
  • Butuh 25 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 11 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 6 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 3 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini

Minggu, 03 Oktober 2021

Pelaku Bisnis Mulai Sibuk Bidik Pertumbuhan di 2022

 

Duniaindustri.com (Oktober 2021) – Memasuki kuartal IV 2021, pelaku industri akan disibukkan dengan evaluasi dan target baru di 2022. Berbagai sentimen positif yang mengiringi kondisi iklim usaha hingga kuartal III 2021 lalu akan menjadi benchmark untuk menggapai pertumbuhan tinggi di 2022.



Pandemi yang terus melandai, penemuan obat Covid-19 yang memangkas risiko kematian hingga 50%, maraknya aksi merger dan akuisisi, solidnya pertumbuhan ekspor, hingga agresivitas bisnis digital akan mewarnai proyeksi dan outlook 2022, menurut analisis tim Duniaindustri.com. Meski penuh peluang baru, 2022 masih akan menyisakan tantangan seperti pergeseran perilaku konsumen sehingga membuat perubahan pasar, serta dinamika daya beli konsumen yang perlu mendapat perhatian khusus.

Memang tak bisa disangkal, kuartal IV merupakan momentum emas untuk membuat budjeting baru, perkuatan strategi, proyeksi kinerja, serta analisis keunggulan dan kelemahan di setiap lini bisnis. Untuk itu dibutuhkan dukungan data, analisis, dan riset pasar yang update guna menjawab dinamika pasar.

Duniaindustri.com sebagai salah satu startup big data dan market research terus mendukung geliat iklim bisnis dengan menyajikan digital database terbaru. Selain itu, duniaindustri.com juga menggelar promo diskon setiap bulan untuk memudahkan user. Hingga akhir September 2021, Duniaindustri.com telah mengoleksi 239 hasil data riset per sektor yang mencakup potensi pertumbuhan pasar, persaingan market leader, peluang channel distribusi, dan brand analysis.

Ke-239 data riset dalam bentuk digital itu diharapkan menjadi preferensi utama pelaku bisnis di negeri ini. Ke-239 data riset itu antara lain:

Riset Data Potensi Pasar Kosmetik Skincare 2017-2024 (Trend Pertumbuhan Channel Distribusi)
Riset Data Pemetaan Pasar 7 Market Leader Petrokimia Hulu (Market Demand Produk Petrokimia Hulu 2015-2030)
Kajian Peluang Pertumbuhan Channel Distribusi Produk Farmasi dan Alat Kesehatan 2019-2024 (Momentum Saat Pandemi Melandai)
Riset Data Pertumbuhan Pasar Vitamin dan Suplemen 2016-2024 (Kompetisi Pasar Brand Vitamin)
Kajian Trend Pertumbuhan Industri Biskuit 2012-2025 (Peta Persaingan Kapasitas 15 Produsen Terbesar)
Data Komprehensif Trend Konsumsi Rumput Laut (Seaweed) 2015-2024 (Database 35 Industri Pengolah)
Data Eksklusif Pertumbuhan Pasar Deterjen 2010-2022 (Trend Bahan Baku dan Profil Market Leader)
Riset Data Spesifik Trend Pasar Industri Oli Pelumas 2014-2024 (Trend Pangsa Pasar & Market Leader)
Riset Data Pertumbuhan Pasar 22 Produk Petrokimia 2015-2025 (Trend Kapasitas Lokal & Market Leader)
Market Outlook Frozen Food 2013-2024 (Pertumbuhan Demand dan Segmentasi Produk)
Database Direktori 635 Perusahaan Minyak Bumi, Gas, Energi, dan Pertambangan (Update 2021)
Data Trend Harga HRC dan CRC Periode 2016-2021 (Komparasi Harga di China dan Indonesia)
Database Direktori 393 Perusahaan Transportasi dan Telekomunikasi di Indonesia
Database Eksportir dan Buyers Asing Tujuan Ekspor Tembakau (Trend Produksi Rokok 2005-2022)
Market Outlook Pertumbuhan Pasar Semen dan Beton 2017-2022 (Trend Pasar Semasa Pandemi Covid-19)
Database Direktori 231 Perusahaan Hotel, Restoran, dan Café di Indonesia
Database Direktori Distributor Bahan Bangunan di Pulau Jawa (Market Outlook Bahan Bangunan 2015-2024)
Database Direktori Distributor Makanan Minuman di Pulau Jawa-Bali (Market Outlook Consumer Goods 2013-2024)
Riset Data Spesifik Industri Sepeda Bicycle 2016-2024 (Market Growth Segmentation & Market Leader Database)
Database Direktori 5.248 Perusahaan Manufaktur, Energi, Infrastruktur, Konstruksi, dan Pertanian di Indonesia
Database Direktori Spesifik 215 Perusahaan Industri di Jawa Timur (Direktori Khusus Per Daerah)
Kajian Pertumbuhan Segmen Pasar Farmasi dan Alat Kesehatan 2016-2024 (Strategi Industri Farmasi 2021)
Market Trend 5 Sektor Penyerap CPO Terbesar 2007-2022 (Database Direktori PIC Perusahaan Pengolah Sawit)

Selengkapnya, lihat di sini (indeks data industri by duniaindustri.com)

Jumat, 01 Oktober 2021

Skincare Cosmetics Data Outlook in Indonesia

 

This 2017-2024 Cosmetic Skincare Market Potential Data Research (Distribution Channel Growth Trends) was released in the fourth week of September 2021 featuring a study of specific data, research on the cosmetic and beauty market potential, a complete database, market analysis, market outlook, and market leader database. This research data contains 59 pages measuring 4.3 MB which was created to be a comprehensive guide and reference for investors, corporations, researchers, and various stakeholders at large.


This Research on Skincare Cosmetics Market Potential Data 2017-2024 (Distribution Channel Growth Trends) is one of the 239 most comprehensive collections of specific databases produced by the Duniaindustri.com team, with wide enough coverage from general to specific descriptions so that they can describe comprehensive industry dynamics.

This data research begins by displaying the highlights of the Indonesian economy, which was affected by the Covid-19 pandemic, thus disrupting industrial activities in general. The challenge of an economic slowdown in 2020 is of particular concern to industry players, including the cosmetic and beauty sectors. (page 2 to page 4)

Then followed by the world megatrend towards 2045 and world demography on page 5, highlights of Indonesia's demographics for the period 2010 to 2045 on page 6. Followed by the ratio of the population in Indonesia by region for the period 2010 and 2045 on page 7. And, Indonesia's economic growth scenario with two scenarios (basic scenario or baseline and high scenario) period 2016-2045 on page 8 to page 10.

Entering the focus of the research discussion, this Research on Skincare Cosmetics Market Potential Data 2017-2024 (Distribution Channel Growth Trends) dissects 3 main focuses, namely 1) the growth trend of the market value of the cosmetics and beauty industry in Indonesia for the 2017-2024 period with three main segments; 2) market analysis of the growth trend of the skincare cosmetics market value for 2017-2024; and 3) growth of 4 skincare cosmetic distribution channels for the period 2017-2024.

In the focus of the first research discussion, this study of industrial data starts from the definition and history of the cosmetics and beauty industry. This is followed by a brief profile of the cosmetic and beauty industry in Indonesia which displays the number of companies, export trends, the number of direct and indirect workers, and industry segmentation. (pages 12 and 13)

Followed later, the growth in size business (market size) in value from the cosmetic and beauty industry in Indonesia in the period 2017 to 2024 forecast on pages 14 to page 18. The growth in market value (market size value) in the period 2017-2024 is analyzed related to the main driving factors (catalyst) as well as the main challenges and constraints. Meanwhile, market size value growth in the 2020-2024F period is displayed separately as a market outlook for businessmen to reference.

The Duniaindustri.com team divides the cosmetic and beauty industry into three segments, namely body care, hair care, and skin care. This data research shows the growth and segmentation outlook of the cosmetics and beauty industry in the period 2017 to 2024F which is presented on pages 19 to 24.

Moving on to the next discussion, in the second research focus, a study of the potential growth in the value of the skincare cosmetics market in Indonesia for the 2017-2024 period is presented. This data is reinforced by the growth trend of 4 distribution channels that support the skincare cosmetic market. The data is displayed on page 25 to page 39.

On page 40 to page 50, data from the market leader database is displayed that explores market strategies and business insights from market leaders in this sector. Meanwhile, on page 51 to page 58, the profiles of the top 10 biggest cosmetic and beauty companies from 2019 sales value on page 29 to page 36. The Duniaindustri.com team continues to update market leader profiling from previous data research based on 2015 and 2017, and in data research. it's based on 2019.

This 2017-2024 Skincare Cosmetics Market Potential Data Research (Distribution Channel Growth Trends) contains as many as 59 pages and is 4.3 MB in size. This data comes from a comprehensive research team from Duniaindustri.com with data support from BPS, industry associations, government agencies, and a number of cosmetic companies both in Indonesia and the world. Industry data index is the latest feature in duniaindustri.com which displays hundreds of selected data according to user needs. As of the end of September 2021, there were 239 research specific data from 22 industrial sectors. All data is presented in pdf format so that it is easy to download after users carry out the process according to the procedure, namely click buy (purchase), click checkout, and fill out the form. Duniaindustri.com prioritizes the validity and validity of the data sources presented. Thank you for your trust in duniaindustri.com.(*)

Source: click here